Tampilkan postingan dengan label china. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label china. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Maret 2014

Polis Selamatkan Mangsa Penculikan Di China


DI CHINA, polis berjaya menyelamatkan 92 orang kanak-kanak mangsa penculikan dan menahan 301 orang yang disyaki terlibat dalam kes penyeludupan manusia.

Menerusi operasi serbuan yang dijalankan di 11 wilayah di negara itu, mereka juga berjaya membebaskan dua mangsa wanita.

Penyeludup dipercayai mensasarkan kanak-kanak di selatan-barat Wilayah Yunnan dan Sichuan dan sebelum menjual mereka di tempat lain.

Terdapat keluarga yang membeli wanita dan kanak-kanak untuk dijadikan pekerja dan pembantu rumah, selain untuk dikahwinkan kepada anak lelaki mereka.

Menurut Kementerian Keselamatan Awam, pada tahun lalu, lebih 24,000 wanita dan kanak-kanak yang diculik berjaya dibebaskan.

Kes penyeludupan manusia menjadi masalah yang sangat serius di China dan ramai yang menyalahkan polisi ‘satu keluarga, satu anak’ yang diwujudkan oleh kerajaan kerana dianggap meningkatkan aktiviti pembelian kanak-kanak ini.

Oleh: ELZA
ReadFull Article ..

Selasa, 24 Desember 2013

3 Strategi Perang yang Ampuh dari China

Negara China mempunyai sejarah yang panjang dalam hal peperangan antar kerajaannya. Sehingga banyak orang pintar yang menjadi penasehat perang atau para jendral harus mengadu strategi untuk memenangkan sebuah peperangan.

Diantaranya yang paling terkenal adalah Sun Tsu, Sun Bing, Qin Shi Huang, Liu Bang, Cao-Cao, Zhuge Liang, dll.


Nah tulisan kali ini kita hanya akan membahas 3 strategi perang China jaman dulu yang dikembangkan dan dipraktekkan di jaman modern ini. Kenapa cuma tiga ?


Karena ada ribuan atau mungkin ratusan ribu strategi perang yang mereka terapkan jaman dulu yang tidak mungkin kita bahas satu persatu. Nah apa-apa saja strategi perangnya itu? Mari kita bahas satu persatu.


1. Untuk menaklukan dunia saya tidak perlu memiliki seribu pasukan tetapi saya hanya butuh satu anak perempuan yang paling cantik di negeri ini. (Sun Tzu)
Pada jaman dahulu di negeri China seorang Kaisar dapat memiliki selir hingga mencapai 200 orang. Bagi yang memiliki anak perempuan yang cantik dapat di ajukan ke Kaisar untuk dipersunting sebagai selir.

Nah kalau kita memiliki seorang anak perempuan yang cantik bahkan paling cantik di negeri itu maka otomatis pasti akan dijadikan selir oleh Kaisar. Dan dengan menjadi yang tercantik dari semua selir yang di miliki Kaisar maka tentunya akan menjadi selir kesayangan Kaisar yang mana akan dipenuhi semua permintaannya oleh Kaisar. Jadi dengan begitu kita bisa memerintah kerajaan melalui sang anak.


Jadi inti dari seni perang ini adalah mempergunakan daya tarik wanita atau di negeri China dikenal dengan strategi " JEBAKAN WANITA CANTIK "


Bagaimana hal ini dipraktekan di jaman modern

Teori ini dikembangkan dengan baik di bidang pemasaran dan politik. Kita bisa lihat bagaimana tenaga-tenaga wanita dijadikan Sales Promotion Girls untuk menarik pembeli atau pengunjung suatu event dan bagaimana tenaga wanita juga dijadikan Lady Escourt yang kerjanya melakukan lobby kepada klien guna memenangkan sebuah tender.


Selain dari pada itu kita juga mendengar wanita dimanfaatkan untuk menghancurkan karir seseorang dengan memakai jasa mereka sebagai pembuat scandal kepada lawan bisnis atau politik.


2. Setelah sampai didaerah musuh bakar kapal dan buang persediaan makan. (Xiang Yu)
Ketika seorang Jendral kejam yang bernama Xiang Yu ingin memaksa anak buahnya berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan maka cara yang ditempuhnya adalah dengan mengancam kelangsungan hidup dari para tentaranya dengan membakar kapal untuk mereka pulang serta membuang semua perbekalan untuk makan mereka.

Sehingga kalau mereka tetap ingin hidup jalan satu-satunya adalah memenangkan perang. Karena kalau mereka dapat memenangkan peperangan berarti mereka dapat merampas semua kebutuhan yang mereka butuhkan dari pihak musuh yang kalah.


Di jaman modern strategi ini dipraktekan di bidang perdagangan atau lebih tepatnya di bidang ketenagakerjaan.


Cara yang dilakukan pengusaha atau perusahaan adalah dengan memberikan gaji yang kecil dan pas-pasan kepada karyawan agar mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka dan baru bisa mencukupi kebutuhan mereka kalau mereka mencapai target yang ditentukan perusahaan dengan imbalan bonus dari pencapaian target.


Jadi dengan gaji yang pas-pasan atau malah kurang, maka tanpa disuruh pun para pegawai mereka akan bekerja mati-matian untuk mencapai target yang ditentukan agar menerima bonus yang dijanjikan perusahaan untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.


3. Tempat yang paling aman adalah tempat yang paling berbahaya. (Sam Kok)

Maksudnya adalah ketika melakukan pencurian di istana kaisar maka tempat yang paling aman bersembunyi adalah di istana itu sendiri. Kenapa ??? Karena kebiasaan orang mencuri di istana kaisar pasti sudah lari terbirit-birit dengan memakai jurus langkah sejuta.


Karena kalau ketahuan mencuri akan langsung di hukum pancung atau disiksa sampai mati. Maka dengan tetap di istana bahkan berteriak maling dan ikut serta dalam pencarian pencuri itu maka pasti orang tidak akan menyangka bahwa dialah yang melakukan pencurian karena semua orang tidak akan mempuyai nyali seperti itu.


Dijaman sekarang ini strategi perang ini malah lebih sering kita temukan di Indonesia. Para pejabat atau pemilik kekuasaan yang melakukan korupsi akan lebih dulu teriak maling kepada orang lain dan bertindak seakan-akan ingin memberantas korupsi agar orang menyangka dirinya bersih dari korupsi.


Orang sudah pasti akan berpaling kepada orang yang diteriakan dari pada kepada dirinya yang pura-pura bersih bahkan orang akan mendukungnya atas usahanya memberantas korupsi padahal dialah biang dari korupsi itu.


Dari tulisan diatas kita dapat melihat bahwa strategi perang China jaman dahulu tersebut telah dimodif sedemikian rupa agar dapat dipergunakan di abad modern ini. Tetapi yang sangat disayangkan mereka menggunakannya untuk kepentingan dan keperluan yang negatif.

 
sumber
ReadFull Article ..

Selasa, 03 Desember 2013

Kelemahan HP china

Kelemahan HP china | Kekurangan hp china



1. Garansi dan service center.
Kebanyakan HP china memiliki permasalahan dengan minimnya dukungan garansi.Namun setidaknya ada beberapa pabrikan yang mulai meningkatkan layanan service center untuk garansinya.

2.Suku cadang dan software
Untuk urusan yang ini agaknya masih kurang maksimal ketersediaan dan dukungan dipasaran.Kecuali jika ada kerusakan anda akan merelakan untuk membuang dan beli yang baru lagi maka skip poin ini.

3. Harga jual kembali
Harga jual kembali yang kurang bagus, bisa sangat turun sama sekalai bahkan tidak laku.Kecuali jika untuk dipakai sendiri maka skip poin ini.

4.Susah setting internet
Untuk beberapa merk masih susah untuk setting sambungan internet misalnya GPRS.


5.Hardware
Beberapa HP china akan cepat panas jika digunakan untuk  menelpon.Biasanya juga lebih ringkih dan rentan rusak jika terjatuh.

7. Tema
Kebanyakan HP china memiliki fitur setting tema yang minim,bahkan bersifat statis alias tidak bisa diubah ubah sesuai keinginan.

Kekurangan kekurangan diatas beberapa  mungkin tidak berlaku untuk beberapa merk.

Ada kelemahan hp china tentu ada kelebihan hp china.Lalu apa saja kelebihan hp china?
Kelebihan HP china umumnya ada pada harga yang sangat murah.Walaupun sangat murah,namun mereka tak kalah dalam urusan desain dan kecanggihan fitur.
Simak saja beberapa topik berikut:
  • Hp china Android
  • Hp china spesifikasi tinggi
Kebanyak Hp china didukung untuk menggunakan 2 kartu baik GSM-GSM atau GSM-CDMA dan juga dukungan slot memori dengan kapasitas yang lebih besar.

Bagaimana?...
ReadFull Article ..

Jumat, 29 November 2013

The Last Emperor Kisah Tragis Kaisar Terakhir China


Hidup indah berujung musibah. Separuh usianya, pewaris terakhir dari Dinasti Qing, Kaisar Pu Yi, hidup di dalam sangkar emas. Baginya, peribahasa itu bukan istilah dari langit. Di usia teramat belia, dua tahun, ia sudah dinobatkan menjadi Kaisar, menggantikan pendahulunya yang baru saja mangkat (Kaisar Kuang Hsu). Singgasana berada dalam genggaman, hidup berjalan begitu agung, di berbagai Istana di dalam areal Kota Terlarang.


Berbagai kemewahan duniawi dan hak-hak istimewa melekat otomatis. Tetapi, sesungguhnya semua itu hanya sebuah paradoks. Ia memang berkuasa untuk menentukan segala hal —-termasuk memukuli para kasim atau budak pelayan tanpa alasan apapun. Tetapi, bahkan untuk ke luar istana saja, ia harus mendapat izin dan pengawalan. Sebagai Kaisar, ucapannya adalah titah, dan semua orang harus menurut. Namun, di saat bersamaan, ia pun terbelenggu oleh para pengkhianat, penjilat, serta orang-orang yang mengincar kejatuhannya. Mereka bisa memelintir informasi menyesatkan, melakukan korupsi besar-besaran, dan melancarkan pemberontakan diam-diam guna melucuti takhta agung di Kekaisaran Manchuoko (Manchuria).


Drama berawal di 13 November 1908 (malam). Aisin Gioro Pu Yi atau Henry Pu Yi, yang saat itu masih “bayi merah”, naik ke singgasana kekuasaan. Upacara megah dilangsungkan di Aula Kedamaian Abadi di Kota Terlarang (kini Beijing, di belakang Lapangan Tiananmen). Di saat yang sama, negeri China bergemuruh. Perubahan besar sedang terjadi, dari zaman ortodoks-tradisional menuju era moderen. Berbagai kekuatan politik, terutama yang dihela oleh kalangan nasionalis pimpinan Sun Yat Sen dan dilanjutkan Chiang Kai Sek melakukan upaya pemberontakan. Tarik menarik pengaruh berlangsung ketat. Tak lama setelah Pu Yi menduduki kursi kekaisaran, ia harus turun segera. Tentara Kuomintang berhasil mendesakkan perubahan pemerintahan, dari Monarki menjadi Republik.
Persis tiga tahun saja, Pu Yi berkuasa sebagai Kaisar absolut. Selanjutnya, ia menjadi Kaisar Boneka, berkuasa tetapi tanpa takhta. Nasibnya diselamatakan oleh “Perjanjian Perlakuan Baik” terhadap Kaisar. Pemerintah Republik sepakat untuk memberikan konsesi dan subsidi terhadap Istana Kaisar. Meski demikian, tetap saja Pu Yi menikmati kehidupan serba luar biasa. Sang Kaisar muda itu benar-benar hidup dalam dunia nirwana, di Istana Kota Terlarang.

Kaisar Xuantong - Puyi


Sehari-hari, hanya keberlimpahan yang tersaji. Untuk makan, ia punya istilah sendiri: “memilih makanan”. Maksudnya, semua kasim di bagian rumah tangga, harus mampu menghadirkan 35 menu rutin di meja makan. Padahal, hanya satu dua menu saja yang sanggup ia santap —-bahkan ada menu makanan yang sepanjang hidupnya tak pernah ia sentuh.
Semua orang harus takjim, melakukan kowtow (membungkkuk dihadapannya). Ke manapun ia pergi, maka iring-iringan budak dan prajurit selalu siap membuntuti. Demi menggambarkan suasana ini, Sang Kaisar mengaku tertawa ketika orang barat menganggap cerita dalam buku The Dream of The Red Chamber sebagai dongeng, karena menyebut seorang nenek yang selalu dikuntit oleh serombongan pengawal. Pasalnya: ia sendiri memiliki tak kurang dari 300 orang kasim yang siap menemaninya ke manapun pergi. Setidaknya, sepuluh mobil disiapkan untuk menemani Kaisar beserta rombongannya, jika ingin ke luar dari istana.
Berapa biayanya? Sang kaisar pernah menghitung, pengeluaran untuk menopang kehidupan sangkar emasnya itu, untuk jangka waktu tiga tahun, menyedot dana melebihi 2.790.000 ons emas.
Tak ada yang tak masuk akal. Tak ada juga pihak yang protes. Bagi masyarakat China waktu itu, Kaisar adalah Dewa Langit. Lagipula, warisan kekayaan dari leluhur sungguh-sungguh tak terhitung.
Dinasti Qing telah berkuasa 700-an tahun, belum lagi dari Dinasti sebelumnya, yaitu Dinasti Ming. Di saat berusia 16 tahun, sang kaisar muda pernah membuka peti kekayaan di dalam kompleks Istana di Kota Terlarang. Lalu ditemukanlah ratusan peti harta karun. Berisi ribuan kaligrafi, lukisan, perkamen, dan barang antik lainnya. Di gudang lain, bertumpuk peti harta karun yang berisi emas, permata, barang dari permata jade, porselin, dan gading ukiran. Harta berlimpah itu, hanya lah sisa yang terlihat. Belum lagi yang lain. Misalnya yang terungkap ketika terjadi kebakaran hebat di Istana Kebahagiaan, yang “menghilangkan” setidaknya 2.665 patung Budha emas, 1.157 perkamen, 453 cendera mata, dan ribuan buku kuno.
Namanya istana, pasti tak sepi intrik, persekongkolan, dan ancaman pembunuhan. Sang Kaisar memang memiliki pelindung, tetapi mereka berebut pengaruh dan kesempatan, terutama dengan memanfaatkan berbagai kedekatan dengan keluarga Kaisar. Orang-orang terdekat Kaisar, seperti Ibu Suri dan para Selir Agung, para tutor (guru pengajar), serta para pejabat penting di istana, semua memasang perangkap. Nuansa hidup seperti inilah yang membentuk jati diri Sang Kaisar. Ia, menjadi individu pemberang, pencuriga, senang menyiksa bawahan, dan terperangkap oleh “api dendam”.
Kobar kebencian meledak-ledak. Dari luar, ia terancam oleh penjatuhan dan kekuatan militer oleh Jepang, Rusia, maupun Rezim Republik Kuomintang (dan termasuk juga Tentara Merah Komunis, yang dipimpin Mao Tse Tung). Dari dalam, terintimidasi oleh perilaku korup dan persekongkolan para bawahan. Di suatu waktu, Sang Kaisar pernah menulis bahwa satu-satunya yang ia sesali adalah mengapa dirinya harus menjadi kaisar.
Riwayat berikut bergerak pasang surut. Kekuasaannya sebagai Kaisar kembali dilucuti oleh kaum Republik, dan ia terusir dari Istana di Kota Terlarang, sehingga harus pergi ke Manchuria (sebelumnya singgah di Tienstien). Tekadnya kembali menggelegak, untuk melakukan restorasi (menghidupkan kembali monarki, alias rezim ke-Kaisaran). Termasuk dengan cara-cara culas dan penuh resiko, yaitu bekerjasama dengan Balatentara Jepang. Di titik inilah, malapetaka bermunculan. Termasuk praktek perbudakan, perampasan harta pribumi, dan “wajib militer” yang diterapkan Jepang terhadap penduduk Manchuria. Di kemudian hari, fakta-fakta inilah yang dijadikan alat untuk menyebut Sang Kaisar sebagai penjahat perang.
Oleh Jepang, Sang Kaisar memang tetap dilayani dengan kualitas luar biasa —-karena Jepang juga memiliki tradisi dalam menghormati Kaisar mereka. Ketika berkunjung ke Jepang, Kaisar Pu Yi disambut meriah, dijemput langsung oleh Kaisar Hirohito, dan menjadi tamu kesayangan dari Ibu Agung. Namun sejatinya semua itu perangkap. Ia tak memiliki kekuasan penuh, melainkan hanya simbol. Setiap gerak-geriknya diawasi. Nyawanya bahkan berada dalam genggaman tangan tentara Jepang. Lantas keadaan semakin terpuruk, persis ketika Jepang kalah perang, digempur habis oleh sekutu.
Bila sebelumnya pasang surut, menjadi Kaisar, didongkel, lalu menjadi Kaisar lagi, maka setelah Jepang pergi, maka Kaisar Pu Yi benar-benar menjadi pesakitan. Statusnya dilucuti sebagai orang biasa, dan menjadi “tawanan” serta diasingkan di Rusia —-selama tujuh tahun.
Kisah kemudian menjadi titik balik. Oleh Rusia, ia diserahkan ke rezim Komunis pimpinan Mao. Masuk dalam penjara, dan wajib mengikuti belajar “menjadi komunis”. Komunis memberlakukan metode cuci otak, untuk mereformasi pikiran orang-orang feodal menjadi komunis sejati. Di sinilah ia kehilangan segalanya. Anak buah, keluarga, dan para pelayannya berbalik menjadi musuh. Di dalam penjara, ia menjadi objek hinaan dan pelecehan.
Betapa miris. Seorang Kaisar yang terbiasa dilayani, tiba-tiba harus mencuci baju sendiri. Mengambil makanan sendiri. Dan untuk semua itu, ia hanya menjadi objek tertawaan dan olok-olok. Semuanya bersumber dari satu hal: ia memang tak bisa mencuci… Begitulah. Hidup indah Sang Kaisar, berujung menjadi musibah.Semoga menambah wawasan kita semua

Sumber : http://kolom-inspirasi.blogspot.com/2011/12/last-emperor-kisah-tragis-kaisar.html#ixzz1fHxpXh4K
ReadFull Article ..