Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan
Kamis, 26 Desember 2013
Lelaki 70 tahun di tangkap cuba perkosa kanak kanak tujuh tahun
9 Nov 2013
Polis wilayah Gittikhadan di India kelmarin menangkap seorang lelaki berusia 70 tahun bernama Gopal Kanojia kerana dipercayai cuba memperkosa seorang kanak-kanak tujuh tahun.
Dia ditangkap di Rose Colony, Rajaram. Warga menyerahkan dia kepada polis kerana perbuatannya itu, seperti dilansir surat khabar the Times of India, sabtu (9/11).
Kanojia memiliki perniagaan cuci pakaian di rumahnya.
Dalam pernyataan kepada polis kanak-kanak itu mengatakan dia hendak menyerahkan sejumlah pakaian untuk diseterika kepada Kanojia. Lelaki itu kemudian memanggilnya untuk mengajaknya masuk ke dalam rumah dan berusaha memperkosanya.
Kanka-kanak itu kemudian keluar rumah dalam keadaan menangis. Ketika itulah seorang ibu melihat kanak-kanak itu dan menanyakan keadaannya.
Kanak-kanak itu kemudian menceritakan apa yang baru saja terjadi padanya.
Tak lama kemudian orang tua kanak-kanak itu mendatangi rumah Kanojia. Warga juga mengepung rumahnya.
Warga kemudian menyeret Kanojia keluar rumah hingga polis tiba di lokasi.
Menurut warga, keluarga Kanojia sedang keluar kota dan dia tinggal sendiri di rumah itu ketika mencuba memperkosa kanak-kanak itu. Penduduk juga peraya Kanojia dalam keadaan mabuk ketika melakukan percubaan pemerkosaan itu.
Dia ditangkap di Rose Colony, Rajaram. Warga menyerahkan dia kepada polis kerana perbuatannya itu, seperti dilansir surat khabar the Times of India, sabtu (9/11).
Kanojia memiliki perniagaan cuci pakaian di rumahnya.
Dalam pernyataan kepada polis kanak-kanak itu mengatakan dia hendak menyerahkan sejumlah pakaian untuk diseterika kepada Kanojia. Lelaki itu kemudian memanggilnya untuk mengajaknya masuk ke dalam rumah dan berusaha memperkosanya.
Kanka-kanak itu kemudian keluar rumah dalam keadaan menangis. Ketika itulah seorang ibu melihat kanak-kanak itu dan menanyakan keadaannya.
Kanak-kanak itu kemudian menceritakan apa yang baru saja terjadi padanya.
Tak lama kemudian orang tua kanak-kanak itu mendatangi rumah Kanojia. Warga juga mengepung rumahnya.
Warga kemudian menyeret Kanojia keluar rumah hingga polis tiba di lokasi.
Menurut warga, keluarga Kanojia sedang keluar kota dan dia tinggal sendiri di rumah itu ketika mencuba memperkosa kanak-kanak itu. Penduduk juga peraya Kanojia dalam keadaan mabuk ketika melakukan percubaan pemerkosaan itu.
Merdeka.com
Senin, 23 Desember 2013
Remaja 16 Tahun Antara Yang Dicekup Polis

TELUK INTAN – Remaja berusia 16 tahun antara 10 individu dicekup polis dalam serbuan di sebuah rumah, Jalan Pasir Pedamar, awal pagi kelmarin.
Ketua Polis Daerah Hilir Perak, Asisten Komisioner Goh Kok Liang berkata, pihaknya menerima maklumat mengenai aktiviti jenayah di kawasan berkenaan sebelum bergegas ke lokasi kira-kira jam 1.30 pagi kelmarin.
Menurutnya, serbuan diketuai Inspektor Zubir itu berjaya menahan 10 lelaki termasuk remaja berusia 16 tahun yang sedang asyik bersuka ria di dalam kediaman terbabit.
“Ketika serbuan, kesemua suspek berusia lingkungan 16 hingga 30 tahun itu, sedang berkumpul di ruang tamu.
“Selepas menjalankan pemeriksaan lanjut ke atas premis, pihak kami menemui satu peket dadah jenis ganja yang dianggarkan seberat 1.54 gram.
“Dua mengandungi 20 biji pil yang disyaki eramin 5 dengan berat 6.05 gram turut dijumpai di situ,” katanya kepada Sinar Harian, di sini.
Kok Liang berkata, kesemua suspek enggan mengakui dadah yang ditemui di lantai rumah berkenaan milik mereka.
Kesemua suspek ditahan reman bagi membantu siasatan di bawah Sekseyn 12(2) serta Seksyen 6 Akta Dadah berbahaya 1952. – Sinar Harian
Remaja 15 tahun mengeluarkan Air Mata Darah

Jangan membuat Calvino Inman (15) marah atau kesal, kalau anda tidak ingin melihat darah mengalir dari matanya. Begitulah, remaja asal Tennessee, Amerika, ini memiliki keanehan yakni mengeluarkan air mata darah jika menangis. Lebih parah lagi, bukan hanya saat menangis darah merembes keluar lewat matanya tapi juga saat dia dalam keadaan biasa saja. Hal langka ini membuat dokter bingung dan menxari penyebabnya.
Dalam sehari, rata-rata matanya mengeluarkan darah tiga kali, kadang sebelum itu Calvino Inman bisa merasakan bahwa matanya akan berdarah, namun tak jarang tanpa ‘tanda, tiba-tiba darah begitu saja mengucur.
Berapa lama? Bisa sampai 1 jam. Mengerikan sekali!
Gara-gara itu, teman-temannya sekolahnya merasa ketakutan dan tak berani dekat dengannya.Kondisi aneh dan langka ini kini telah menyebar karena Calvino dan ibunya muncul dalam sebuah acara di televise nasional. Mereka berharap adanya masukan dari apa yang dialami Calvino ini. Ada yang mulai mengaitkan dengan fenomena stigmata yang sampai kini masih menjadi misteri dunia medis.
"Kadang saya bisa merasakan kemunculannya, tapi kadang tidak. Tiba-tiba mataku berair," ujar Calvino. "Kadang mataku terasa terbakar saat itu (darah) itu keluar," tambahnya. "Hampir semua teman-teman saya menyebut saya kesurupan. Pada awalnya saya tersinggung, sakit hati dengan sebutan itu, tapi sekarang saya sudah terbiasa dengan hal itu sekarang," paparnya.
Ketika pertama kali mengalami itu, ibu Calvino ketakutan dan segera memanggil layanan darurat.
"Itu adalah hal paling menakutkan dalam hidupku. Ia memandang pada saya dan berkata, mam, apakah saya akan mati?" tutur Tammy, ibunya. " "Hari saya benar benar sakit mendengar itu".
Serangkaian tindakan medis untuk mengetahui apa yang terjadi pada Calvino, seperti MRI, ultrasound, CAR scan. Namun sejauh ini belum terungkap misteri yang menyelimuti air mata darah itu. Dokter spesialis mata, Dr Rex Hamilton mengatakan, kemungkinan Calvino mengalami suatu yang jarang terjadi yang disebut haemolacria, yang berarti air mata darah.
"Itu hanyalah sebuah penggambaran air mata darah,"kata Hamilton dalam acara televisi Good Morning America. Kondisi ini tergolong langka karena hanya dialami satu dari 1 juta orang. Sejauh ini belum diketahui apa penyebabnya.
"Saya berharap dengan kemunculan di televise ini dapat memperoleh penjelasan lebih baik tentang apa yang terjadi, atau mungkin obatnya. Atau penjelasan kalau-kalau ada juga orang lain yang mengalami masalah yang sama," ujar ibu Calvino. "Saya sangat berharap ada orang yang bisa membantu anak saya. Itu saja!" kata ibunya memelas.
Ekstrem: Bangun Tidur Mandi Darah
Daily Mail tahun lalu juga pernah memberitakan tentang kasus serupa yang menimpa Twinkle Dwivedi, 13 tahun dari India. Bahkan darah bukan hanya mengucur dari matanya tapi juga pada kulitnya padahal tidak ada goresan sedikitpun.Darah juga mengucur dari hidung, pori-pori kepala, leher dan telapak kaki. Kadang kondisinya sangat buruk, saat dia bangun seluruh tubuhnya berlumuran darah.
Kalangan medis India percaya bahwa kondisi Twinkle merupakan n versi ekstrem yang langka yakni kelainan platelet darah dan belum ditemukan obatnya.
"Menakutkan dan kacau. Baju sekolah saya jadi berwarna merah. Tak seorang pun mau mendekati saya atau bermain dengan saya," kata Twinkle.
"Saya dulu selalu menangis hampir setiap kali itu terjadi. Tetapi sekarang saya hanya dapat berusaha bersikap tenang," katanya.
Gadis belia tersebut dulu adalah seorang gadis normal, sampai suatu hari pada Juli 2007, ketika secara tiba-tiba darah keluar dari mulutnya.
Seorang dokter mendiagnosisnya sebagai bisul. Namun beberapa pekan kemudian, ia mulai berdarah antara lima dan 20 kali sehari dari pori-pori di bagian bawah rambut, hidung, mata, dan kakinya.
Warga desa di dekat tempat tinggalnya percaya ia pasti telah dikutuk dan pernah mengeluarkan kata-kata kasar di jalan.
Semua dokter yang telah diminta berkonsultasi oleh keluarga Dwivedi tak dapat menemukan obat sementara mereka percaya kondisi gadis remaja tersebut adalah jenis ekstrem gangguan "platelet" darah yang langka.
Para dokter dari All India Institute of Medical Sciences di New Delhi berpendapat ia terserang Gangguan Platelet Jenis 2, kondisi saat darah sangat rendah di dalam partikel darah. Mereka mengatakan darah Dwivedi encer dan memiliki warna merah anggur muda, tapi mereka tak dapat menemukan obat untuk membuat darah itu jadi lebih kental.
Namun, ada harapan setelah seorang konsultan hematologi Inggris mengatakan penyakit itu ada obatnya.
Dr. Drew Provan, dari Barts Hospital di London, mengatakan, gadis berusia 13 tahun tersebut mungkin terserang penyakit Von Willebrand Jenis II, yaitu terjadinya penurunan protein yang disebut faktor Von Willebrand yang penting selama tahap awal pembekuan.
Dwivedi, yang memiliki tiga saudara perempuan, hidup bersama keluarganya di Kota Lucknow, daerah Almbagh, negara bagian Uttra Pradesh, India.**dailymail.co.uk
Sabtu, 30 November 2013
BUSET!! 4 000 Gadis di Bawah Usia 16 Tahun Aborsi
Data Departemen Kesehatan Inggris menunjukkan, tiap tahunnya ada 4.000 prosedur aborsi yang dilakukan pada gadis berusia kurang dari 16 tahun -- batas usia yang dibolehkan.
Ilustrasi nama bayi (dok. Corbis)
Data statistik juga menunjukkan, sejak 2002, lebih dari 35.262 aborsi dilakukan gadis di bawah usia 16 tahun. Sementara, tahun lalu, ada 3.170 prosedur aborsi dilakukan anak berusia 15 tahun ke bawah -- termasuk di antaranya 1.042 gadis berusia 14 tahun ke bawah, 134 anak berusia 13 tahun, dan dua di antaranya masih 12 tahun.
Data sebelumnya bahkan mengungkap, aborsi bahkan dilakukan gadis berusia 11 tahun -- yang bahkan belum waktunya masuk sekolah menengah di negara itu. Para aktivis sosial menganggap ini kondisi berbahaya: bagaimana bisa gadis-gadis cilik yang seharusnya belum waktunya berhubungan seks melakukan aborsi.
Ini sungguh mengkhawatirkan, para aktivis menduga para gadis cilik ini terjebak rayuan anak lelaki yang lebih tua, tanpa menyadari konsekuensi tindakannya.
Norman Wells, direktur lembaga Family Education Trust mengatakan, "setiap aborsi akan menjadi tragedi ibu juga sang anak -- apalagi jika yang melakukannya adalah ibu yang notabene masih anak-anak."
"Ini seperti fenomena bola salju. Akan lebih banyak lagi pelaku seksual ilegal di bawah usia 16 tahun, hamil, lalu menggugurkan kandungan. Pada akhirnya menderita secara fisik dan emosional."
Wells menyalahkan apa yang disebutnya kultur kontraseptif sebagai penyebab meningkatnya angka aborsi. "Mereka yang berpendapat masalah seksual dapat dipecahkan dengan lebih banyak pendidikan seks dan skema kontrasepsi, mereka keliru," katanya.
Fenomena lain yang juga terungkap dari laporan ini adalah, banyak bayi yang diaborsi karena sudah diketahui cacat sejak dalam kandungan. Antara tahun 2002 hingga 2010, sebanyak 45 bayi telah diaborsi karena memiliki cacat kecil yang sebenarnya bisa dikoreksi dengan mudah lewat operasi, semisal jari kaki ekstra atau bibir sumbing.
Dalam periode yang sama, sebanyak 3968 kehamilan digugurkan karena janin yang dikandung menunjukkan tanda-tanda Downs Syndrome.
Depkes Inggris dipaksa oleh organiasi-organisasi anti aborsi untuk merilis total angka bayi yang diaborsi karena kecacatan. Angka ini dirahasiakan sejak tahun 2003 setelah muncul kasus bayi yang diaborsi pada usia 28 minggu akibat memiliki bibir sumbing.
Namun, Depkes menolak memenuhi tuntutan tersebut dengan dalih angkanya tidak cukup besar, sehingga dikhawatirkan para dokter yang terlibat dalam proses aborsi dapat diidentifikasi dan ditarget oleh organisasi anti aborsi.
Baru setelah kelompok ProLife Alliance berkampanye untuk perilisan angka-angka, tuntutan tersebut ditindaklanjuti. Mahkamah Agung Inggris mengabulkan tuntutan tersebut pada April lalu, dan kini angka statistik tersebut sudah bisa diakses di situs web Depkes Inggris.
Sumber: http://thegaulia.blogspot.com/2011/07/buset-4000-gadis-di-bawah-usia-16-tahun.html#ixzz1Su3ztsAf
Jumat, 29 November 2013
Kisah Kakek 80 Tahun Masih Main Film Dewasa

Fim Porno - SHIGEO Tokuda (79), yg lahir pada bulan Agustus 1934 menjadi pemain film porno (bokep) tertua di Jepang bahkan mungkin di dunia. Meski kakek dua cucu ini dikenal ribuan orang yang menonton filmnya, keluarga Tokuda justru sempat tidak mengetahui kalau Tokuda adalah bintang film porno.
Tokuda sempat merahasiakan kepada istri dan anaknya bahwa ia telah merekam ratusan video porno. Keluarga Tokuda pun tidak tahu apa yang dikerjakan pensiunan agen perjalanan tersebut jika pergi kerja pada pagi hari.
Tokuda sempat merahasiakan kepada istri dan anaknya bahwa ia telah merekam ratusan video porno. Keluarga Tokuda pun tidak tahu apa yang dikerjakan pensiunan agen perjalanan tersebut jika pergi kerja pada pagi hari.
Padahal, Tokuda sangat dikenal para penggemarnya. Tak heran jika Shigeo Tokuda setidaknya membuat satu film porno tiap bulan. Tokuda pun kini menjadi bintang genre film porno orang tua alias film-film yang dibintangi aktor berusia lanjut "Seluruh ceritanya ada di sana, jadi sangat jelas jenis film apa itu," kata Tokuda mengingat kejadian dua tahun lalu.
Namun, jika anaknya terkejut dengan penemuan tersebut, Tokuda mengaku istrinya tidak terlalu risau mengetahui pekerjaan paruh waktu Tokuda. "Istri saya membolehkan saya melakukan apa yang saya inginkan saat ini karena saya sudah pensiun," katanya. "Dia hanya khawatir dengan kesehatan saya dan mengatakan kepada saya untuk tidak terlalu bekerja keras."
Namun, jika anaknya terkejut dengan penemuan tersebut, Tokuda mengaku istrinya tidak terlalu risau mengetahui pekerjaan paruh waktu Tokuda. "Istri saya membolehkan saya melakukan apa yang saya inginkan saat ini karena saya sudah pensiun," katanya. "Dia hanya khawatir dengan kesehatan saya dan mengatakan kepada saya untuk tidak terlalu bekerja keras."

"Tidak ada rasa cemburu, sepanjang yang saya ketahui. Tetapi tahun lalu ketika saya sedang mabuk-mabukan dengan istri saya di Asakusa, seseorang menghampiri saya dan meminta tanda tangan saya. Istri saya terkejut, tetapi itu tidak berujung pada pertengkaran. Dia mengerti bahwa ini merupakan bagian pekerjaan saya dan dia mempercayai saya." Tokuda awalnya masuk ke industri pornografi untuk sampingan selain bekerja di sebuah agen perjalanan di Tokyo. Tokuda mengaku ia dilirik seorang pembuat film porno ketika pembuat film tersebut melihatnya mencari-cari DVD film dewasa di sebuah toko di Tokyo.
"Mereka mengatakan, Anda pasti cocok untuk film-film kami karena Anda memiliki wajah yang nakal. Anda cocok dengan film yang akan kami buat," ujar Tokuda. Setelah hanya tampil sebagai figuran dengan bayaran beberapa ratus yen, Tokuda akhirnya mendapat peran sebagai duniaandromedaku.blogspot.compemeran utama. Ia pun kini bekerja penuh waktu setelah pensiun bekerja di agen travel lima tahun lalu. Menurut Tokuda, ia biasanya dibayar untuk salah satu film Prohibited Elderly Care senilai US$ 400 dan US$ 500.
Meski sempat stroke beberapa tahun lalu sehingga sempat berpikir untuk pensiun, Tokuda mengaku tidak mengalami masalah atas tuntutan fisik dalam film-film tersebut. Ia menjaga kebugaran dengan mendaki gunung bersama istrinya. Ia mengaku hanya dua kali mencoba Viagra yaitu satu dekade lalu atas permintaan seorang pembuat film. Obat biru tersebut, katanya, tidak berdampak ketika ia memakainya kedua kali.
Mayoritas lawan main Tokuda adalah wanita berusia sekitar 20 tahun. Tokuda tidak merasa kasihan dengan para lawan mainnya. Ia mengaku mayoritas lawan mainnya menerima peran tersebut hanya untuk mendapatkan uang dan beberapa di antara mereka tidak menikmati penampilan mereka. Kendati masih menikmati pekerjaannya, Tokuda berpikir untuk pensiun tidak lama lagi. "Saya rasa saya akan berhenti di usia 80an tahun," ujarnya.
Lantas apa yang akan ia kerjakan setelah itu? "Saya tidak tahu. Mungkin saya menghabiskan lebih banyak waktu dengan istri saya untuk mendaki gunung," ujarnya.
Baca juga Renovasi Rumah Tua Temukan Harta Karun
sumber:http://duniaandromedaku.blogspot.com/2012/07/menyedihkan-kakek-76-tahun-masih-main.html
Langganan:
Postingan (Atom)